Minggu, 05 Januari 2014

SimSE : Rapid Prototyping Model

Pada postingan ini, yang saya bahas yaitu model berikutnya dari game SimSE yaitu model rapid prototyping. Model tersebut juga tergolong sangat mudah dikarenakan pengerjaan yang jelas prosesnya dan tidak perbedaan tugas dari setiap employee(setiap proses dikerjakan bersama). Namun untuk game tersebut saya belum mengetahui cara untuk mendapatkan nilai sempurna dan nilai yang saya dapat juga masih rendah yaitu 95(pamer lagi XD)..

SimSE : Incremental Model

Pada postingan ini saya akan membahas salah satu model dari game SimSE yaitu model "Incremental". Model tersebut bisa  dikatakan model yang paling mudah dikerjakan karena tidak ada batas waktu dalam mengerjakan model tersebut. Namun kekurangan dari game ini yaitu customer yang terlalu bawel yang selalu mengganti modul ==". Pada incremental model tersebut, nilai yang saya dapat tidak terlalu tinggi yaitu 100(yaela, nilai sempurna tuh ==")

Software Engineering Games: SimSE

Hola semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan membahas sebuah game yang juga menjadi tugas mid saya pada mata kuliah rekayasa perangkat lunak yaitu "SimSE".. Wow, SimSE? Dibenak teman-teman pasti kepikiran mungkin game tersebut mirip dengan game the sims, ngatur-ngatur orang, cari kerja, makn, tidur, dsb. Wah, kalau game tersebut sama dengan the sims berarti mid saya kali ini sangat enak karena sudah pasti dapat 100( hahahaha XD).. Tapi memang game tersebut ada kemiripan dengan the sims(mirip 10%, hahaha) yaitu kita bertugas untuk mengatur orang/employee dalam mengerjakan sebuah proses engineering untuk menghasilkan sebuah produk atau software yang nantinya akan diberikan kepada customer. Nah, kalau begitu gamenya menrik donk? Jangan salah dulu, karena game tersebut bisa dikatakan tergolong susah dan gambarnya membosankan(gambar datar coy ==") sehingga bagi pemula yang baru memainkannya akan menjadi cepat bosan.

Minggu, 10 November 2013

REFLEKSI: Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak

Pada postingan kali ini saya tidak akan membahas mengenai tips trik ataupun materi pembelajaran-pembelajaran lainnya. Yang akan saya bahas kali ini yaitu refleksi atas pembelajaraan rekayasa perangkat lunak yang diajarkan oleh dosen saya Bpk. Sofyan Thayf.

Rabu, 06 November 2013

Perbedaan Metode Prototyping dan Metode Spiral

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan diantara kedua model pengembangan software tersebut maka ada baiknya jika kita lebih dahulu mengetahui pengertian dari kedua model tersebut. Untuk model prototyping, seperti yang telah saya bahas dipostingan sebelumnya yaitu salah satu model sederhana pembuatan software yang dimana mengijinkan pengguna memiliki suatu gambaran awal/dasar tentang program serta melakukan pengujian awal yang didasarkan pada konsep model kerja(working model). Sedangkan untuk model spiral sendiri mempunyai pengertian yaitu suatu model proses pengembangan perangkat lunak evolusioner yang menggabungkan pendekatan prototyping yang sifatnya iterative dengan aspek-aspek sistematis dan terkendali yang mana dijumpai pada model air terjun(waterfall).

Gambar : Prototyping Model(Sebelah kiri) dan Spiral Model(sebelah Kanan)

Senin, 04 November 2013

Metode Prototyping Dalam Pembuatan Sebuah Software

Dalam pembuatan software, dikenal beberapa metode untuk membuat software yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan user yang memerlukan software tersebut. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas salah satu metode pembuatan software yang dimana baru-baru ini saya dan kelompok saya bahas dikampus untuk menyelesaikan tugas mata kuliah rekayasa perangkat lunak yaitu model prototype(Prototyping Model)

Membuat Blockquote

Masih ada satu hal yang perlu ditambahkan ke blogmu untuk mempercantik tampilan postingannya yaitu sebuah "Blockquote". Blockquote sendiri merupakan suatu ulasan(highlight) sebuah kalimat yang dianggap penting yang terdapat didalam postinganmu. Perlu diketahui, jika kamu mengisi blockquote pada postinganmu, maka blogsmu akan terlihat lebih profesional dan pastinya lebih menarik.